10 Tips Cara Menghilangkan Mendengkur

Tidur mendengkur termasuk ke dalam kategori gangguan tidur. Tidur mendengkur sering diidentikkan dengan tidur lelap dan dianggap normal. Akan tetapi hal tersebut tidaklah benar. Tidur mendengkur dapat memicu penyakit. Mendengkur menjadi pertanda adanya kelainan pada saluran pernapasan seseorang, bahkan dapat berakibat lebih serius seperti obstructive sleep apnea (OSA).

OSA adalah kelainan yang disebabkan oleh proses bernapas yang terganggu pada saat tidur, dan kelainan ini mampu menyebabkan tekanan darah seseorang mendadak menjadi tinggi, sehingga tidak jarang penderita tiba-tiba mengalami serangan stroke pada saat tidur.

Mengingat dampak yang ditimbulkannya tidak baik bagi kesehatan, maka kita patut mewaspadainya, berikut ini adalah 10 tips untuk menghentikan kebiasaan mendengkur anda, semoga bermanfaat.

  1. Perhatikan hal ini, jika anda sudah tidur selama delapan jam, akan tetapi ketika bangun badan tetap merasa tidak segar, besar kemungkinan hal tersebut karena kebiasaan mendengkur yang anda miliki. Orang yang tidur mendengkur umumnya tidak menyadari bahwa dia memiliki kebiasaan tersebut. Tanyakanlah kepada pasangan atau orang-orang yang tinggal serumah dengan ada untuk mengetahuinya. Mendengkur terjadi saat sesuatu menghalangi nafas , otot tenggorokan terlalu rileks atau terjadi sesuatu yang menyempitkan saluran pernafasan. Jaringan di bagian atas saluran nafas anda bergetar menyebabkan suara-suara keras.Pergilah ke dokter untuk mengetahui sebab dengkuran anda.
  2. Hindari bekerja terlalu keras, yang mengakibatkan kelelahan pada tubuh. Secara alami, jika kita tertidur dalam keadan lelah, kemungkinan besar akan mendengkur.
  3. Rutin membersihkan saluran nafas, terutama rongga hidung. Apabila saluran nafas kita kotor dapat menjadi penyebab tidur mendengkur.
  4. Biasakan diri untuk tidur dengan posisi miring. Dengan tidur menyamping, pangkal lidah dan otot-otot di tenggorokan mengendur. Ketegangan dari otot-otot tersebutlah yang menyumbat pernapasan dan menyebabkan timbulnya dengkuran.
  5. Letakkanlah kepala kita lebih tinggi dari posisi badan. Ini dapat dilakukan dengan mengganjal kepala dengan bantal atau tangan, dan dimaksudkan agar memperlancar aliran pernafasan.
  6. Gunakan Nasal strips. Strips ini sekarang banyak dijual di toko obat. Kegunaannya untuk melancarkan hambatan pernafasan yang terjadi pada lubang hidung. Strips ini juga dapat membantu ketika hidung tesumbat karena flu.
  7. Gunakan Rhinyl Herbal spray. Ini adalah sejenis semprotan yang mengandung bahan herbal. Manfaatnya  dapat mengendurkan otot-otot pada lubang hidung yang dapat memberikan akses lebih besar bagi udara yang masuk lewat lubang hidung.
  8. Stop kebiasaan merokok dan minum minuman berakohol. Tidak dapat dipungkiri, ini merupakan kebiasaan buruk yang harus dihentikan. Jika ingin menghentikan kebiasaan mendengkur, cobalah stop konsumsi rokok dan minuman berakohol empat jam sebelum anda tidur.
  9. Olah raga dan turunkan berat badan. Berat badan berlebihan dapat menyebabkan sempitnya saluran pernafasan, sehingga memicu kebiasaan mendengkur. Penelitian mengungkapkan, bahwa kebiasaan mendengkur lebih anyak di derita oleh orang dengan berat badan berlebih. Menurut Clete Kushidam M.D direktur Stanford Sleep Medicine Centre, turunnya berat badan akan mengurangi volume dan frekuensi mendengkur Anda. Turunnya berat juga baik untuk kesehatan. Anda mungkin harus mengurangi setidaknya 10 persen dari berat tubuh untuk menemukan perbedaan dari kebiasaan mendengkur Anda, kata Nina Kolstanginova, M.D, dari Hamden Sleep Disorder Center of Connecticut.
  10. Hindari penggunaan obat-obatan seperti obat tidur maupun obat penenang yang dapat melemaskan otot lebih dalam sehingga dengkur menjadi lebih keras.

 

10 Kepribadian Menurut Posisi Tidur

Melalui posisi tidur, ternyata kita dapat meneropong sifat seseorang. Hal ini dikarenakan, posisi tidur adalah posisi ternyaman, karena terbentuk dari alam bawah sadar. Oleh karena itu, para pakar gangguan tidur melakukan penelitian terhadap kurang lebih 1.000 partisipan untuk menemukan posisi tidur paling umum yang berhasil mengindikasikan tipe-tipe kepribadian. Berikut ini adalah hasil penelitiannya.

  1. Tidur Telentang dengan Tangan dan Kaki Terbuka Lebar
    Orang yang tidur dengan posisi seperti ini menunjukkan bahwa mereka memiliki rasa percaya diri yang tinggi. Memiliki jiwa yang bebas, menyukai kenyamanan, dan sangat memuja kecantikan. Akan tetapi, gaya tidur seperti ini umumnya menunjukkan sifat yang sedikit usil/mengganggu, kebanyakan dari mereka juga boros (tapi untungnya juga berpenghasilan lumayan) dan sangat menyukai gosip.
  2. Tidur Telentang dengan Kaki Menyilang
    Posisi tidur yang seperti ini  menunjukan bahwa seseorang tersebut terobsesi pada diri sendiri dan kesulitan dalam menerima perubahan. Sangat nenyenangi kesendirian.
  3. Tidur Telentang dengan Tangan Menopang KepalaOrang yang senang dengan posisi tidur seperti ini adalah orang yang cerdas dan memiliki antusias untuk belajar. Akan tetapi, kadang memiliki ide-ide yang diluar dugaan, bahkan terkesan gila sehingga sulit untuk diikuti oleh orang lain. Orang ini juga termasuk dalam kategori “family man”, sangat mencintai keluarganya, dan menjaganya dengan baik. Akan tetapi untuk kasus tertentu, dia juga bisa mencintai semua orang.
  4. Tidur Tengkurap
    Tidur tengkurap bukan hanya merupakan kebiasaan yang buruk, tapi juga menunjukkan bahwa orang yang kerap melakukannya memiliki pola pikir yang sempit. Cenderung egois, dan acapkali memaksa orang lain untuk menuruti kemauannya. Merekapun terbiasa sembrono dan hidup tidak teratur. Kepercayaan diri yang dimilikinya sangat tinggi, sayangnya sulit sekali untuk dapat menerima kritik.
  5. Tidur Miring Berbaring di Satu Sisi
    Posisi tidur ini menunjukan bahwa seseorang cukup memiliki kepercayaan diri. Apapun akan dilakukannya secara bersungguh-sungguh, sehingga kemampuan berhasilnya tinggi.  Ada mitos bahwa, orang-orang yang tidur di sisi kanan dengan lengan kanan yang membentang di atas kepala dan berbaring di sisi kanan mendapat kekuasaan dan kekayaan.
  6. Tidur Miring Meringkuk
    Tidur meringkuk seperti bayi sangat nyaman, sehingga orang yang kerap melakukannya terlihat tangguh diluar akan tetapi memiliki kepribadian yang sensitive didalamnya. Mereka cenderung tidak memusingkan masalah. Sangat mementingkan dirinya sendiri, pencemburu juga seorang yang pendendam.
  7. Tidur Miring Berbaring di Satu Lengan
    Para pelakunya memiliki kepribadian yang lembut, sopan, jujur dan juga penuh kasih.  Mereka cenderung terbuka untuk menerima dan memaafkan kesalahan. Orang yang seperti ini cenderung bahagia dalam hidupnya.
  8. Tidur Miring dengan Satu Lutut Ditekuk
    Kebiasaan yang menonjolnya mencirikan bahwa mereka adalah orang yang cenderung berlebihan dalam menyikapi sesuatu. Terlalu gembira dan kadang cemas untuk suatu hal yang sepele. Agak rewel, sering mengeluh an merengek. Cobalah untuk bersikap sedikit santai dalam menghadapi kehidupan.
  9. Tidur dengan Sikap Memeluk
    Kebanyakan dari mereka merasa kesepian, dan tertekan karena belum melupakan kegagalan dan kemunduran di masa lalu. Cenderung ragu-ragu. Serta memberikan kesan kepada orang lain bahwa cinta telah hilang dalam hidupnya.
  10. Menutup dari Kepala Hingga Jari Kaki
    Sangat suka menampakkan diri di depan orang lain bahwa dia adalah pribadi yang tangguh, tapi ternyata jauh didalam hatinya pemalu dan lemah. Mereka merupakan pribadi yang tertutup suka menyimpan rahasia sendiri, dan jika menjumpai suatu masalah baru kerap mengunci diri di kamar dan menangis diam-diam.

10 Makanan yang mengandung Kafein

Manusia telah mengkonsumsi kafein sejak zaman pra sejarah. Manusia pada zaman tersebut menemukan bahwa dengan pengunyahan biji, ranting dan daun tumbuh-tumbuhan tertentu memiliki efek meringankan rasa lelah, merangsang kesadaran dan memperbaiki suasana hati. Pada manusia, kafein bertindak sebagai stimulan pada sistem saraf pusat dan sistem metabolik.

Banyak orang menggunakan kafein sebagai penambah energi dan  stamina, meskipun aman dikonsumsi  namun jika asupan yang berubah bisa membuat kecanduan serta menyebabkan efek samping (pengaruh kafein)seperti dehidrasi, gangguan tidur, kecemasan.

Kita sering berpikir bahwa dengan mengurangi konsumsi teh dan kopi, kita telah terhindar dari resiko bahaya kafein. Akan tetapi ternyata tetap ada kafein yang diselipkan pada produk-produk tertentu yang tidak menyertakan kafein dalam labelnya. Karena itu, kita seringkali sulit untuk mengetahui produk yang mengandung stimulant. Oleh karena itu, untuk mengurangi efek samping dan resiko dari pemakaian kafein yang berlebihan seperti susah tidur, ada baiknya  kita mengetahui produk-produk makanan yang mengandung kafein, antara lain sebagai berikut.

  1. Cokelat. 
    Kafein ditemukan secara alami dalam biji kakao, sehingga cokelat apapun ditemukan kandungan kafein. Kadar kafein yang ditemukan dalam cokelat terhitung cukup banyak, yaitu setiap satu ons cokelat mengandung sekitar 20mg kafein. Semakin gelap cokelat akan semakin tinggi kadar kafeinnya.
  2. Minuman bersoda.
    Walaupun sangat digemari, bahkan oleh anak-anak, ternyata satu kaleng soda mengandung  40 mg kafein. Dengan kata lain, jumlah kafein yang ada hampir sepertiga dari satu cangkir kopi biasa.
  3. Pil pereda sakit/nyeri.
    Sedikit kafein dapat mengurangi sakit kepala, tapi kafein dalam jumlah besar akan berbahaya. Pil pereda nyeri menggunakan kafein dalam jumlah besar untuk meringankan rasa sakit. Penelitian menunjukan bahwa beberapa pil penghilang rasa sakit mengandung kafein untuk membantu penurunan rasa sakit, namun Anda disarankan agar tidak mengkonsumsinya berlebihan karena malah bisa menambah rasa sakit.
  4. Minuman berenergi/energy drink.
    Beberapa merek minuman berenergi menambahkan kafein dalam komposisinya. Beberapa energy drink lainnya dibumbui dengan Guarana, tanaman Brasil yang merupakan sumber alami kafein.
  5. Permen penyegar nafas.
    Dalam kategori ini termasuk permen mint, dan permen karet. Dua potong permen penyegar nafas mengandung kafein yang sama dengan secangkir kopi.
  6. Oatmeal instant.
    Hati-hati dengan sarapan sehat anda. Perlu diwaspadai kandungan yg terdapat didalamnya. Beberapa merk oatmeal instant menambahkan kafein ke dalam kemasannya. Komposisinya bahkan bisa melebihi kafein dalam secangkir kopi. Jadi, jika anda minum kopi dan makan oatmeal untuk sarapan pagi, itu berarti anda minum kafein sebanyak dua cangkir kopi karena kandungannya sama.
  7. Es krim.
    Ketika memakan es krim, tentu kita menginginkan variasi rasa yang enak. Seringkali kita temukan es krim memiliki rasa cokelat ataupun kopi. Beberapa merek es krim rasa kopi terkenal mengandung antara 30 dan 40 miligram kafein per setengah cangkirnya, hampir sama dengan sekaleng Coke. Es krim coklat mengandung lebih sedikit kafein tergantung merknya, biasanya berkisar antara 3 miligram.
  8. Kuaci.
    Kuaci dari biji bunga matahari mengandung folat, vitamin B6, dan vitamin E. Tapi satu porsi kuaci mengandung 140 miligram kafein, kurang lebih sama dengan empat kaleng minuman bersoda.
  9. Pil penurun berat badan.
    Kafein memang tidak berpengaruh dalam usaha menurunkan berat badan Anda. Tetapi pil diet umumnya mengandung kafein dalam jumlah yang besar. Pada tahun 2005, ConsumerLab melakukan analisa terhadap dosis harian obat diet jenis Zantrex-3 sebanyak 1.223 miligram mengandung kafein hampir sama dengan kafein pada 12 cangkir kopi.
  10. Decaffeination coffee.
    Yaitu kopi yang sudah dihilangkan unsur kafeinnya. Beberapa jenis kopi seperti ini tersedia di Starb*cks dan D*nkin Don*ts. Tapi jangan berbahagia dulu, pada tahun 2007 diadakan sebuah penelitian dengan menguji 36 cangkir kopi dariu 6 stand kopi dengan jenis decaffeination coffe. Ternyata masih ditemukan kafein dalam kopi ini walaupun perbandingannya cukup jauh dengan kopi biasa (100 miligram pada satu cangkir kopi biasa dan 20 miligram pada cangkir kopi decaffeination).

7 Macam Gangguan Tidur yang Berakibat Fatal

Tidur merupakan aktivitas yang dibutuhkan oleh setiap manusia. Dengan tidur, kita dapat mengistirahatkan badan dan pikiran. Istirahat tidur dalam waktu  6-7 jam sehari dapat memberikan kualitas tidur yang baik, serta memberikan pengaruh postif bagi tubuh kita, karena saat kita terbangun tubuh berada dalam kondisi sehat, dan segar sehingga siap kembali untuk melakukan segala aktivitas seharian.

Tidur sangat diperlukan, karena saat tidur, akan terjadi proses regenerasi sel, perbaikan siklus peredaran darah. Pertumbuhan dan perkembangan kinerja jaringan, munculnya zat-zat yang mnghilangkan keresahan dan kegalisahan, membuang racun, memperbaiki kinerja syaraf dan banyak proses lainnya. Proses tersebut hanya dapat terjadi pada saat tidur, tidak dapat digantikan dengan cara lainnya apalagi dengan obat-obatan.  Orang yang sulit tidur akan cenderung mudah stres dan depresi. Rasa sengsara kerap dialaminya, karena dengan kondisi badan yang sudah lelah, tetapi kantuk tidak kunjung datang. Kurang tidur dapat menyebabkan berbagi hal yang menggangu aktivitas esok harinya, seperti sulit untuk berkonsentrasi, kurang bersemangat dan terjadiya gangguan emosi.

Kebutuhan tidur yang tidak tercukupi dengan baik, sering disebut sebagai gangguan tidur. Ada berbagai macam gangguan yang terjadi pada manusia. Diantaranya akan kita bahas satu per satu.

  1. Insomnia.

    Insomnia

    Merupakan gejala sulit tidur, atau tidak dapat tidur nyenyak. Gejala ini biasanya diikuti dengan gangguan fungsional saat bangun. Insomnia sering disebabkan oleh adanya suatu penyakit atau akibat adanya permasalahan psikologis. Banyak penderita insomnia tergantung pada obat tidur dan zat penenang lainnya untuk bisa beristirahat.

  2. Parasomnia.

    Sleep Walking

    Merupakan perilaku yang dapat mengganggu tidur atau muncul saat seseorang tidur/ perilaku anormal. Gangguan ini umum terjadi pada anak-anak. Beberapa turunan parasomnia antara lain sering terjaga (contohnya : tidur berjalan, night terror), gangguan transisi bangun-tidur (contohnya : mengigau), parasomnia yang terkait dengan tidur REM (contohnya : mimpi buruk)

  3. Sleep Apnea.

    Sleep Apnea

    Adalah adalah gangguan tidur dengan kesulitan bernapas (apnea = “tanpa napas”) berulang kali ketika sedang tidur. Ada dua jenis sleep apnea: Central dan Obstructive. Terdapat juga jenis campuran. Orang yang menderita hal ini biasanya tidak sadar, walaupun setelah bangun. Sleep apnea dikenali sebagai masalah oleh orang lain yang mengamati, atau dapat dikenali dari akibatnya terhadap tubuh (sequelae ). Diagnosa sleep apnea dilakukan dengan polysomnography. Apnea dapat juga diartikan sebagai berhentinya pernapasan untuk sementara. Dyspnea yang dibarengi dengan apnea dapat menyebabkan terjadinya awal sebuah kematian.

  4. Narcolepsy.

    Narcolepsy

    Merupakan gangguan tidur kronis, ditandai dengan kantuk yang berlebihan atau serangan tidur di siang hari secara tiba-tiba, biasanya terjadi di tempat kerja atau tempat aktivitas lain. Orang dengan narcolepsy sering mengalami nocturnal terganggu tidur dan pola tidur yang abnormal siang hari, yang seringkali mengakibatkan susah tidur di malam hari. Narkolepsi adalah gangguan tidur neurologis. Hal ini tidak disebabkan oleh penyakit mental atau masalah psikologis. Hal ini kemungkinan besar dipengaruhi oleh sejumlah mutasi genetik dan kelainan yang mempengaruhi faktor biologis tertentu di otak, dikombinasikan dengan pemicu lingkungan selama perkembangan otak, seperti virus.

  5. Delayed Sleep Phase Disorder.

    Delayed Sleep Phase Disorder

    Orang dengan kondisi ini ditandai dengan kesulitan tidur pada malam hari, sehingga mengalami kesulitan untuk bangun pagi. Kondisi ini dianggap normal jika mengalaminya sesekali, tapi jika mengalami hampir setiap pagi maka perlu ada perhatian serius. Sindrom ini biasanya brkembang pada usia anak atau remaja.

  6. Somnambulisme.

    Somnambulism

    Adalah suatu keadaan perubahan kesadaran, fenomena tidur-bangun terjadi pada saat bersamaan. Sewaktu tidur, penderita melakukan aktivitas motorik yang biasa dilakukan seperti berjalan, berpakaian, atau pergi ke kamar mandi dan lain-lain. Akhir kegiatan tersebut kadang penderita terjaga. Kemudian sejenak kebingungan dan tertidur kembali. Ia tdk ingat kejadian tersebut.

  7. Nightmare / Night terror.

    Nightmare

    Biasanya terjadi pada sepertiga awal tidur. Dengan gejala tiba-tiba terbangun tengah malam disertai teriakan, menangis ketakutan. Hal ini dikarenakan tidur yang disertai dengan mimpi buruk. Mereka yang sering mengalaminya memiliki kecendrungan untuk mengalami skizofrenia. Akan tetapi mereka yang mampu mengelolanya dengan baik dapat menjadikan pribadi yang kreatif dan artistic.

7 Tanaman Herbal untuk Mengatasi Gangguan Tidur

Untuk mengatasi gangguan tidur, selain terapi dan pengobatan medis, ada juga pilihan berupa pengobatan herbal atau obat herbal. Pengobatan herbal seringkali menjadi pilihan karena berasal dari bahan alami sehingga meminimalisir efek samping dari pemakaian obat yang berasal dari zat-zat kimia.

Di dunia, sudah dikenal berbagai tanaman herbal untuk mengatasi permasalahan gangguan tidur, yaitu dengan buah pala (Myristica fragrans houtt), kangkung (Ipomoea aquatic forsk), seledri, cabai puyang, buah ceri, daun sage, dan lemon balm.  Tanaman – tanaman herbal tersebut sudah menjadi warisan pengobatan herbal gangguan susah tidur, karena sudah dikenal dan digunakan secara  turun temurun dan berlangsung selama ratusan tahun. Untuk lebih jelas, mari kita bahas satu per satu.

  1. Buah pala (Myristica fragrans hout).

    Buah Pala

    Tumbuhan ini berbatang sedang dengan ketinggian mencapai 18 m, daunnnya berbentuk lonjong dan selalu hijau sepanjang tahun. Buahnya bulat diselimuti kulit berwarna kuning jika sudah tua. Dagingnya yang agak tebal biasa diolah untuk dijadikan manisan. Isi bijinya yang berwarna putih jika dikeringkan akan mengeluarkan aroma yang mirip dengan aroma cengkeh. Buah dan biji pala mengandung senyawa saponin, polofenol, miristisin, elimicin, dan safrole. Beberapa senyawa tersebut bersifat merangsang tidur.

  2. Kangkung (Ipomoea aquatic forsk).

    Kangkung

    Tumbuhan ini sudah tidak asing lagi, karena sering digunakan sebagai menu sehari-hari. Menurut pakar kesehatan dari Filpina, Herminia de guzman ladion, sayuran ini dapat membuat orang tidur nyenyak. Besar kemungkinan, hal ini dikarenakan kandungan vitamin B, kalsium seng, dan magnesiumnya yang bersifat menenangkan susunan syaraf, sehingga menjadikan kita rileks sehingga dapat tidur dengan nyenyak.

  3. Seledri (Apium graveolens L.).

    Seledri

    Khasiat seledri sudah dicatatkan sejak zaman sebelum masehi, yakni digunakan oleh bangsa mesir kuno. Seledri tidak secara langsung dipakai untuk meredakan insomnia/gangguan sulit tidur lainnya. Seledri lebih memiliki efek menenangkan dan menurunan darah tinggi. Sebagaimana yang kita tahu, saat stres, tekanan darah seseorang biasanya tidak stabil. Seledri berfungsi untuk menstabilkan (bukan menurunkan) tekanan darah.

  4. Cabai puyang (Polygonum hydropiper)

    Cabe Jawa

    atau dikenal dengan cabai jawa (Piper retrofractum) tidak terlalu dikenal sebagai obat sulit tidur/insomnia. Karena cabai puyang ini lebih sering digunakan sebagai obat kelelahan atau pegal linu. Hal ini tentu akan berdampak sangat baik pada kenyamanan saat tidur.

  5. Buah ceri (Prunus avium).

    Buah Ceri

    Pada studi skala kecil , para partisipan meminum 8 (delapan) ons  jus buah ceri asam di pagi hari dan makan 8 (delapan) ons lagi di malam hari, selama dua minggu, dilaporkan bisa tidur lebih baik. Buah ceri itu banyak mengandung melatonin, suatu zat yang bisa memberi efek mengantuk. Jika anda tidak suka meminum jus, anda bisa makan semangkuk buah ceri sebelum tidur.

  6. Daun Sage (Salvia officinalis L.)

    Daun Sage

    Tanaman ini juga berguna sebagai obat tidur alami. Hangatkan 4 sendok teh tanaman ini ke dalam secangkir air panas, saring lalu hangatkan kembali untuk diminum. Chamomile dan Valerian, juga berguna sebagai obat tidur, sudah banyak dijual bebas di toko-toko.

  7. Lemon Balm (Melissa officinalis)

    Lemon Balm

    Tanaman sejenis mint beraroma lemon ini sudah sering digunakan sebagai obat tidur. Keuntungan tambahan dari tanaman ini adalah baik untuk pencernaan dan bisa sebagai penenang. Coba minum seduhan dengan menghangatkan 1 – 2 sendok teh tanaman lemon balm ke dalam secangkir air panas selama 5 – 10 menit. (Jika anda sedang dalam pengobatan thyroid, bicarakan ke dokter anda, karena dengan meminum teh ini, berarti dosis pengobatan anda harus disesuaikan lagi).

 

6 Manfaat Tidur

Secara pasti, tujuan orang tidur belum diketahui secara pasti. Namun secara ilmu kesehatan, tidur diyakini berguna untuk menjaga keseimbangan mental, emosional, dan kesehatan, serta mengulang (review) kembali kejadian-kejadian sehari-hari, memproses, dan menggunakannya untuk masa depan.

Selain itu, tidur juga berfungsi untuk melakukan proses restorasi atau perbaikan sel-sel tubuh. Hal inilah yang dikemukakan oleh para ilmuwan untuk menjelaskan manfaat tidur. Dengan kata lain tidur dibutuhkan manusia untuk mengisi ulang pikiran dan perbaikan tubuh selama melakukan aktivitas kesehariannya.

Seperti sebuah kendaraan, apabila kendaraan tersebut dipakai secara terus menerus tanpa adanya perbaikan ke bengkel, maka dapat dipastikan secara bertahap dan pasti akan mengalami kerusakan. Maka dari itu sebuah kendaraan memerlukan perbaikan seperti reparasi, ganti pelumas, dan mungkin saja diganti beberapa komponen yang telah rusak.

Seperti juga kendaraan, tubuh dan otak pun memerlukan suatu perbaikan atau restorasi agar dapat terus menerus berfungsi secara optimal.

Jika mengacu pada teori restorasi tersebut, berikut beberapa manfaat dari tidur, termasuk manfaat tidur siang:

  1. Memperbaiki sel otak
    Dengan tidur, otak akan diberi kesempatan untuk beristirahat dan memperbaiki neuron-neuron (sel-sel otak) yang telah rusak. Tidur juga berfungsi untuk menyegarkan kembali koneksi antarsel otak agar dapat digunakan secara maksimal
  2. Menyusun ulang memori
    Tidur juga akan memberikan kesempatan pada otak untuk menyusun kembali data-data atau memori agar bisa menemukan solusi terhadap sebuah masalah. Oleh sebab itu ketika kita merasa pusing dan tidak tahu harus melakukan apa dalam menghadapi suatu masalah, maka tidurlah! Karena setelah kita tidur, solusi dalam memecahkan masalah yang kita hadapi sangat mungkin dapat diperoleh.
  3. Menghemat energi
    Secara fakta, tidur menghasilkan rata-rata metobolisme tubuh dan konsumsi energi yang rendah. Maka dari itu, jika seseorang kurang cukup makan atau memiliki asupan energi yang sedikit, tidur dapat menjadi sebuah altenatif karena tidak banyak mengeluarkan energi.
  4. Mengistirahatkan system kardiovaskuler atau peredaran darah
    Beberapa hasil penelitian menjelaskan bahwa seseorang dengan tekanan darah normal atau tinggi akan berkurang sekitar 20-30% tekanan darahnya dan berkurang 10%-20% denyut jantungnya berkat tidur.
  5. Memperbaiki enzim dan otot-otot tubuh
    Selama kita tidur, sel-sel otot tubuh yang telah rusak atau tua akan digantikan oleh sel-sel yang baru. Dengan demikian, proses penyembuhan cedera akan berlangsung lebih cepat dalam keadaan tidur.
  6. Memproduksi hormon
    Banyak hormone yang diproduksi dalam darah selama seseorang tidur. Misalnya, hormon pertumbuhan pada anak-anak dan remaja, yakni hormon letuinizing yang berperan dalam pencapaian pubertas/kematangan serta proses reproduksi, akan dihasilkan lebih banyak ketika seseorang tidur.

Selain teori restorasi yang telah dijelaskan diatas, ada juga yang menjelaskan tujuan tidur dengan teori adaptasi non-respons.  Teori ini muncul dari paradigm teori evolusioner. Menurut teori ini, tidur dianggap sebagai upaya untuk mempertahankan hidup.

Seperti telah diketahui, sejak zaman purba banyak binatang pemangsa yang mencari mangsa pada malam hari. Maka dari itu, tidur pada malam hari membuat nenek moyang kita pada zaman dahulu terhindar dari pemangsanya. Kebiasaan ini terekam dalam DNA manusia yang selanjutnya diwariskan secara turun temurun hingga saat ini.

Definisi Tidur

Tidur, walaupun kata terdengar sangat familiar dan setiap manusia pasti melakukannya, namun untuk mendefinisikan tidur itu bukanlah perkara yang cukup mudah. Setiap orang memiliki anggapan yang berbeda-beda tentang definisi tidur. Beberapa orang mengatakan bahwa saat tidur, seseorang tidak menunjukkan perhatian terhadap lingkungan sekitar dan biasanya tidak melakukan pergerakan. Namun jika kita melihat fakta bahwa terdapat fenomena orang yang berjalan dalam tidur, maka anggapan sebelumnya sulit untuk diterima.

Beberapa hewan juga melakukan pergerakan yang lebih ekstrem ketika sedang tertidur. Sebagai contohnya adalah lumba dan mamalia air lainnya masih tetap berenang walaupun sedang tertidur. Demikian juga beberapa burung seperti burung albatros yang masih terbang walaupun sedang tertidur. Melihat fenomena tersebut, maka akan timbul pertanyaan apakah tidur itu termasuk kesadaran atau ketidaksadaran?

Sebagaimana yang diketahui, kesadaran merupakan keadaan saat persepsi, pikiran, perasaan dan ingatan seseorang aktif. Ketika  tidur, manusia tetap berpikir seperti halnya saat bermimpi, walaupun ada perbedaan aktivitas berpikir ketika terjaga dan tidur. Selain itu, ingatan seseorang juga tetap bekerja selama ia tidur. Hal ini dapat dilihat dari fakta ketika ia dapat mengingat mimpi-mimpi yang dialaminya. Selain mimpi, saat tidur seseorang juga tetap peka terhadap rangsangan dari lingkungan, misalnya suara gaduh atau siraman air yang bisa membangunkannya dari tidur.

Beberapa ahli mengatakan definisi tidur termasuk bagian dari periode alamiah kesadaran yang terjadi ketika tubuh direstorasi (diperbaiki) yang dicirikan oleh rendahnya kesadaran dan keadaan metabolisme tubuh yang minimal. Secara otomatis, otak kita memprogram untuk tidur begitu gelap datang dan terbangun ketika terang tiba. Adapun kita bisa tidur kapan saja, baik karena mengantuk ataupun dipengaruhi obat-obatan. Selain itu tidur ialah suatu keadaan saat otak, pikiran dan tubuh diberi kesempatan untuk beristirahat. Makna “beristirahat” dalam hal ini berbeda dengan “berhenti atau tidak sadar”, tetapi cenderung memiliki arti “sadar, tetapi tidak diaktifkan”.

Tidur bukan hanya sekadar merebahkan tubuh dengan alas yang empuk dan pencahayaan yang buram (redup), melainkan juga memusatkan pikiran pada metabolisme tubuh untuk beristirahat. Dengan demikian, keadaan tidur yang sebenarnya adalah saat pikiran dan tubuh berbeda dengan keadaan terjaga, yakni ketika tubuh beristirahat secara tenang, aktivitas metabolism menurun, dan pikiran menjadi tidak sadar terhadap dunia luar.

Selain pengertian tersebut, sebagai referensi lain untuk memahami definisi tidur, berikut ini terdapat beberapa pendapat ahli mengenai definisi tidur.

  • Tidur berasal dari bahasa Latin “somnus” yang berarti periode pemulihan, serta suatu keadaan fisiologi untuk mengistirahatkan tubuh dan pikiran.
  • Tidur adalah status perubahan kesadaran ketika persepsi dan reaksi individu terhadap lingkungan menurun.
  • Tidur merupakan keadaan hilangnya kesadaran secara normal dan periodik.
  • Tidur adalah suatu keadaan tidak sadar yang dialami oleh seseorang yang dapat dibangunkan kembali dengan indra atau rangsangan yang cukup.

Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa tidur merupakan aktifitas fisik yang minimal, tingkat kesadaran yang bervariasi, perubahan proses fisiologi tubuh, serta penurunan respons terhadap stimulus eksternal.